Sistem Ternak Kambing Zero waste Berbasis Integrasi Agribisnis Terpadu pada Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Ternak Rakyat

Abdul Azis Ambar, Hamsah Hamsah, Syarif Syarif, Nurul Fitri Ramadhani

Sari


Penelitian ini mengkaji sistem ternak kambing zero waste berbasis integrasi agribisnis terpadu pada kelompok ternak rakyat di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan penelitian adalah menganalisis integrasi antarsubsistem agribisnis, pemanfaatan limbah ternak, serta kontribusinya terhadap efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak kambing masih didominasi sistem produksi skala rumah tangga dengan pola linear, di mana limbah belum dimanfaatkan optimal. Kepemilikan ternak berkisar 5–15 ekor per peternak dengan produksi kotoran hewan (KOHE) padat dan urin yang cukup signifikan. Sebagian peternak telah mengolah limbah menjadi pupuk organik padat melalui fermentasi 21–30 hari dan pupuk cair (bio urine) sekitar 14 hari, untuk kebutuhan pertanian sendiri dan sebagian kecil dipasarkan terbatas. Integrasi peternakan dan pertanian terjadi secara sederhana melalui pemanfaatan limbah sebagai input usaha tani dan hasil pertanian sebagai pakan ternak, namun masih bersifat informal tanpa kelembagaan kuat. Kondisi ini menunjukkan transisi menuju sistem agribisnis zero waste yang belum terstruktur optimal. Kesimpulan penelitian menunjukkan potensi peningkatan efisiensi, nilai tambah ekonomi, dan keberlanjutan usaha, dengan keterbatasan pada kapasitas peternak, sarana pengolahan, dan kelembagaan kelompok.

Kata Kunci


Agribisnis Terpadu; Ternak Kambing; Zero Waste Farming; Pemanfaatan Limbah; Peternakan Rakyat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti, M., Hidayatullah, R., & Putra, A. (2021). Pemberdayaan kelompok tani melalui integrasi sistem pertanian–peternakan. Jurnal Penelitian kepada Masyarakat, 5(2), 45–59.

Bocken, N. M. P., Short, S. W., Rana, P., & Evans, S. (2016). A literature and practice review to develop sustainable business model archetypes. Journal of Industrial and Production Engineering, 33(5), 308–327.

Chambers, R. (2017). Whose reality counts? Putting the first last. Practical Action Publishing.

Downey, W. D., & Erickson, S. P. (2018). Understanding agricultural systems: An agribusiness perspective. Wiley.

FAO. (2021). Sustainable livestock systems: Building resilience and sustainability. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The circular economy – A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757–768.

Hamsah, H., Nirmawala, N., Asrandi, A., & Saleh, N. (2023). Model kawasan agrowisata bulo dengan menggunakan analisis spasial. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 17(3), 230-238.

Hamsah. (2023). Konsep Pengembangan Agrowisata yang Berbasis pada Masyarakat. Jurnal E-Bussiness Institut Teknologi Dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar, 3(1), 47–52. https://doi.org/10.59903/EBUSSINESS.V3I1.60

Haryanto, B., Lubis, R., & Putri, R. (2022). Model pengelolaan limbah peternakan berkelanjutan. Jurnal Peternakan Terapan, 15(4), 223–232.

Herrero, M., Thornton, P. K., Gerber, P., & Reid, R. S. (2019). Livestock and the environment: Impacts and solutions. Nature Sustainability, 2, 800–812.

Korhonen, J., Honkasalo, A., & Seppälä, J. (2018). Circular economy: The concept and its limitations. Ecological Economics, 143, 37–46.

Li, Y., Zhang, T., Wang, J., & Liu, X. (2022). Utilization and environmental effects of livestock urine in agricultural systems. Waste Management, 138, 89–98.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2019). Creating shared value: Redefining capitalism and the role of the corporation in society. Harvard Business Review Press.

Pretty, J., Sutherland, W. J., Ashby, J., et al. (2018). Global assessment of agricultural system productivity and sustainability. International Journal of Agricultural Sustainability, 16(2), 104–114.

Röös, E., O’Connor, C., Hallström, E., et al. (2021). Land use and greenhouse gas emissions from different livestock production systems. Agricultural Systems, 188, 103027.

Scoones, I. (2020). Sustainable livelihoods and agrarian change: An introduction. The Journal of Peasant Studies, 47(1), 1–23.

Sulaiman, A., Rahman, F., & Nurjanah, S. (2021). Integrasi sistem agribisnis untuk pertanian ramah lingkungan. Journal of Cleaner Agriculture, 3(1), 12–28.

Suryanto, M., Prasetyo, H., & Wijaya, A. (2020). Strategi pemanfaatan urin ternak sebagai pupuk organik cair di pedesaan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(1), 1–10.

Sutaryo, & Yulianto, A. (2020). Teknologi dan masalah pengelolaan limbah ternak tradisional. Jurnal Ilmu Ternak, 20(3), 215–224.

Widodo, T., Hidayat, A., & Kurniawan, F. (2020). Teknologi fermentasi bio urine untuk pertanian berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(3), 197–207.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods. Sage Publications.




DOI: https://doi.org/10.61316/jrma.v4i2.251

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International