Penerapan Teknologi Pengolahan pada Produksi Cokelat Crispy Berbasis Opak Gambir di PT Kampung Coklat Blitar

Rizka Esa Faradia, Fitriya Sinatun Ila, Annisa Rahma Dian, Cyntia Prameswari, Ida Syamsu Roidah

Sari


PT Kampung Coklat Blitar mengembangkan berbagai inovasi produk cokelat, salah satunya cokelat crispy dengan penambahan opak gambir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknologi pada proses produksi cokelata crispy serta mengkaji pengaruh penambahan opak gambir terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan magang di PT Kampung Coklat Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi cokelat crispy meliputi tahapan refining menggunakan mesin Ball Mill selama 5-6 jam, penyimpanan massa cokelat minimal 24 jam pada intermediate room, pelelehan kembali menggunakan melter, serta penambahan opak gambir sebelum proses pencetakan. Proses refining menghasilkan massa cokelat yang homogen dan halus, sedangkan tahap penyimpanan berperan dalam menjaga kestabilan massa cokelat sebelum tahap selanjutnya. Penambahan opak gambir dilakukan pada tahap melting untuk mempertahankan tekstur renyah yang menjadi karakteristik utama produk. Perbandingan massa cokelat, opak gambir, dan minyak nabati sebesar 100 : 3 : 6. Penambahan minyak nabati membantu menjaga sifat alir massa cokelat sehingga tidak cepat mengering maupun menggumpal sebelum pencetakan. Penerapan teknologi tersebut menghasilkan produk cokelat crispy dengan tekstur halus dan sensasi renyah dari opak gambir. Namun, penambahan opak gambir membuat umur simpan produk lebih pendek, yaitu sekitar enam bulan dibandingkan varian original yang mencapai dua belas bulan. Dengan demikian, pengendalian proses dan komposisi bahan menjadi faktor penting dalam menghasilkan produk cokelat crispy yang memenuhi standar mutu perusahaan.

Kata Kunci


Ball Mill; Cokelat Crispy; Opak Gambir; Teknologi Pengolahan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alridiwirsah, A., Alqamari, M., Mei, N. T., & Siregar, M. S. (2021). Pemanfaatan Lahan Perkarangan Sebagai Sentra Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Secara Hidroponik. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 509-514.

Asyari, M., Jumadi, & Dewi, D. W. C. (2024). Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(4), 9–20.

Anggraini, O. (2020). Program edukasi urban farming penunjang kemandirian masyarakat di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 20(2), 129-136.

De Putri, S., & Witarti, D. I. (2024). Akun Media Sosial Instagram@ cegahstunting Sebagai Media Edukasi Stunting. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 194-203. https://doi.org/10.33506/jn.v10i1.3458

Furoidah, N., & Juhan, M. (2020). Pkm Pemberdayaan Kelompok Pkk Dengan Model Urban Farming Di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Jawa Timur. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 3(1), 6.

Fortuna, J. R., Romadhoni, S. I., & Tondang, I. S. (2025). Pelatihan pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk organik di Balai Penyuluhan Pertanian Porong. Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 5(2), 488–494. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4638

Hendari, R. Z. P., Rokib, A., Syahri, N. A., Mauladan, F., Nasution, S. A., Nilawati, D. R., & Rizkyanfi, M. W. (2026). Penggunaan bahasa Indonesia dalam caption Instagram restoran serta implikasinya terhadap konsumen. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(2), 13342–13348. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i2.39373

Hermawan, A. S. P., Margawati, A., & Syauqy, A. (2025). Metode evaluasi kredibilitas, kualitas, serta akurasi konten edukasi gizi di media sosial: Literature review. Journal of Nutrition College, 14(4), 344-351. https://doi.org/10.14710/jnc.v14i4.48107

Hastuti, K. M. E., & Sabardila, A. (2024). Kohesi gramatikal dan leksikal pada caption postingan akun Instagram @fauzanalrasyid. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.35194/jd.v8i1.4802

Lukito, A. N., Astuti, V. M., Salsabila, A. S., Ramadhan, M. T. S., Ghazian, H., & Tondang, I. S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Desa Jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Melalui Pelatihan Hidroponik: Strategi Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 51-55.

Rosdiana, L. A. (2019). Ketidakefektifan kalimat pada caption Instagram mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daer ah, 9(2), 1–10. https://doi.org/10.23969/literasi.v9i2.1149

Susanti, S., Bangun, M. B., Wulandari, Y. D., Sinaga, M., Hasibuan, M. A., Sagala, A. C., & Sagala, A. A. (2024). Peran medi a sosial dalam meningkatkan literasi digital di kalangan remaja lingkungan Jalan Hm. Joni Medan. Jurna l Pendidikan Non Formal, 1(3), 7.

Thoriq, A., & Sampurno, R. M. (2021). Penerapan Urban Farming dengan sistem Hidroponik menggunakan botol bekas melalui kuliah kerja nyata mahasiswa (KKNM) Virtual. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 115-121. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.7.2.115-121

Yani, R., Sugiarti, D. H., & Maspuroh, U. (2021). Analisis tindak tutur ilokusi pada caption Instagram Tokopedia serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks persuasi di sekolah menengah pertama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4289–4300.

Arlena, W. (2021). Media sosial Instagram sebagai jaringan komunikasi sociopreneur. Jurnal Pustakawan Indonesia, 20(2), 84–97.

Erika, A. R., Savi, N. A. A., & Ika, S. T. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Hidroponik Sederhana Bagi Masyarakat Rungkut Kidul Kota Surabaya. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia ??????????: Politeknik Pratama Purwokerto, 2(3), 45-50.




DOI: https://doi.org/10.61316/jrma.v4i2.338

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International