Tingkat Minat dan Persepsi Generasi Z Terhadap Profesi Peternak Sapi Potong di Kabupaten Mamasa

Muhammad Nur Rustan, Asri Asri, Ridwan Ridwan

Sari


Sektor pertanian menghadapi tantangan struktural berupa krisis penuaan petani (aging farmers) yang mengancam swasembada daging nasional (Asta Cita ke-2) dan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi dan minat Generasi Z terhadap profesi peternak sapi potong di Kabupaten Mamasa serta menguji hubungan antara kedua variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei digunakan terhadap 50 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive dan accidental sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup skala Likert 5 poin, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat persepsi Gen Z tergolong rendah (skor rata-rata 2,56) akibat kendala fisik kerja yang berat dan rendahnya prestise sosial. Sementara itu, tingkat minat berada pada kategori sedang (skor rata-rata 3,10), yang menyingkap adanya kesenjangan perilaku antara tingginya ketertarikan mencari informasi digital dengan rendahnya intensi aksi riil di lapangan. Uji inferensial membuktikan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara persepsi dan minat pemuda (r = 0,642; p-value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi persepsi positif melalui modernisasi peternakan merupakan prasyarat mutlak untuk menumbuhkan minat dan partisipasi aktif pemuda. Implikasinya, pemerintah daerah perlu mentransformasi skema penyuluhan konvensional menjadi ekosistem agri-preneurship berbasis teknologi modern guna mengamankan keberlanjutan ketahanan pangan dan protein hewani di daerah.


Kata Kunci


Generasi Z; Minat; Persepsi; Regenerasi Peternak

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amelia, F., Pramusintho, B., & Fatati, F. (2026). Analisis tingkat minat pemuda dalam beternak sapi potong di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. JIPENA: Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 3(2), 9–17.

Anhar, C. N. N., Kusmayadi, T., & Rohayati, T. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi Z dalam budidaya domba Garut. Mahatani, 8(2), 295–308.

Anwarudin, O., Sumardjo, S., Satria, A., & Fatchiya, A. (2020). Proses dan pendekatan regenerasi petani melalui multistrategi di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 39(2), 73–85.

Fischer, H., & Burton, R. J. F. (2014). Understanding farm succession as socially constructed endogenous cycles. Sociologia Ruralis, 54(4), 417–438. https://doi.org/10.1111/soru.12055

Hasyyati, Z. (2024). Regenerasi petani: Dampak ageing farmers dan modal manusia terhadap produktivitas padi di Indonesia. Jurnal Pertanian, 37–50.

Marpaung, N., & Bangun, I. C. (2023). Pentingnya regenerasi petani dalam modernisasi pertanian. Jurnal Kajian Agraria dan Kedaulatan Pangan, 2(2), 27–33. https://doi.org/10.32734/jkakp.v2i2.14195

Rani, N. (2024). Ketahanan Pangan di Ujung Tanduk: Krisis Regenerasi Petani di Indonesia (Policy Brief). Universitas Gadjah Mada.

Risyana, R. M., Yunasaf, U., & Winaryanto, S. (2020). Hubungan karakteristik anak peternak dengan persepsinya terhadap regenerasi beternak sapi perah (Kasus di Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang). Jurnal Sosial Bisnis Peternakan, 2(2), 30–37.

Rustan, M. N., Sulaiman, & Hakim, A. R. (2026). Youth perspectives on technological modernization for sustainable beef cattle agribusiness regeneration in Mamasa, Indonesia Tarjih : Agribusiness Development Journal, 6(01).




DOI: https://doi.org/10.61316/jrma.v4i2.369

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International